Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BusinessDaerah

Penyertaan Modal BUMDes Cijolang Limbangan Garut Capai Rp788 Juta, Transparansi APBDes Dan PADes Dipertanyakan

60
×

Penyertaan Modal BUMDes Cijolang Limbangan Garut Capai Rp788 Juta, Transparansi APBDes Dan PADes Dipertanyakan

Share this article

Publika Todayas.com|Garut, Berdasarkan data yang dimiliki awak media, penyertaan modal Pemerintah Desa Cijolang, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bernama Najung Mekar terus bertambah sejak tahun 2019. Rinciannya:

 

Tahun 2019 sebesar Rp50.000.000,Tahun 2021 sebesar Rp479.610.000, dan Tahun 2025 sebesar Rp258.565.400. Total keseluruhan mencapai Rp788.175.400.

Meski nilai penyertaan modal ratusan juta rupiah, Pemerintah Desa Cijolang tidak bersedia memberikan keterangan secara konfirmasi terkait hal tersebut ketika di mintai keterangan lewat kaur perencanaan, ” Kalo urusan BUMDes langsung aja pak ke bumdes nya, kantor nya di belakang pak”, ujar kasi pelayanan, Rabu (30/09/2026).

 

Selain itu, transparansi anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) pada Tahun 2025 maupun Tahun 2026 terkait pelaksanaan kegiatan dari penggunaan dana desa dan penyertaan modal juga Pendapatan Asli Desa (PADes) alurnya pun tidak terlihat dipublikasikan di kantor desa dengan tujuan agar diketahui seluruh warga desa.

Karena tidak ada keterangan dari pihak desa, awak media menuju lokasi kandang peternakan di Kampung Cijolang untuk menemui Ketua BUMDes. Di lokasi, hal sama terjadi yakni tidak ditemukan informasi yang memuat nama kegiatan maupun nilai anggaran yang disertakan. Pengelola ternak ayam mengaku papan tersebut telah terbawa angin.

Terkait usaha peternakan, saat ini terdapat 700 ekor ayam dengan harga beli per ekor Rp80.000. Pengelola menjelaskan tentang pola kerjasama yakni tahap awal telah menerima Rp100 juta, karena belum ada dana pakan, pengelola mengupayakan secara mandiri sementara atau galang dana.

 

Tahap kedua Rp60 juta, dan bagi hasil yang diterima sekitar Rp4 juta dalam per bulannya adapun tentang kandang telah dikerjakan dengan sistem kerjasama dengan renovasi,

 

 “Yang saya terima itu tahap awal 100 juta, nah karena belum ada untuk pakan jadi saya galang dulu untuk pakan kalo tahap ke dua 60 juta. Kalo tentang bagi hasil nya ya saya paling 4 juta perbulan, kalo kandang itu kan di renov pak ucapnya.

 

Selang kemudian Ketua BUMDes Cijolang, Basrin, yang menjabat sejak tahun 2023, memberikan keterangan:

“Anggaran untuk peternakan ayam petelur ini sekitar Rp160 juta. Terkait kandang, ini memang kerjasama dengan pengelola yang sudah ada, jadi konsepnya membangun kemitraan dengan warga di lokasi. Sisa dana sekitar Rp90 juta digunakan untuk kegiatan kedua, yaitu usaha lumbung pangan,” ujar Basrin, Rabu (30/09/2026).

Selain peternakan, BUMDes juga mengelola usaha lain seperti pengadaan seragam karyawan pabrik dan pengelolaan limbah dari Pratama. Pendapatan bersih tahun lalu tercatat sebesar Rp254 juta.

“Pendapatan bersih Rp254 juta itu dikembalikan ke AD/ART BUMDes. Dari jumlah tersebut, sebagian persen untuk PADes, sebagian untuk dana sosial, dan sebagian untuk buruh,  kami mengacu pada Permendes Nomor 3 beserta contoh dokumennya,” tambahnya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan maupun konfirmasi dari Pemerintah Desa maupun Kepala Desa terkait penyaluran penyertaan modal maupun realisasi PADes dari BUMDes Cijolang. Warga berharap transparansi anggaran dapat dipublikasikan secara terbuka agar seluruh masyarakat mengetahui alur dan pemanfaatan dana tersebut.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *