Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Pendidikan

PIP SMAN 17 Garut Belum Cair Hingga Oktober 2026, Operator Sulit Ditemui Ternyata Sudah Tidak Aktip

69
×

PIP SMAN 17 Garut Belum Cair Hingga Oktober 2026, Operator Sulit Ditemui Ternyata Sudah Tidak Aktip

Share this article

Publika Todays.com|Garut-Program Indonesia Pintar (PIP) di SMAN 17 Garut yang berlokasi di Jalan Raya Samarang, Kabupaten Garut, Prov. Jawa Barat, dikeluhkan sejumlah orang tua. Pasalnya, hingga per Oktober 2026 ini, dana bantuan tersebut tak kunjung cair.

 

Kejanggalan mulai terungkap saat awak media melakukan kunjungan hingga tiga kali ke sekolah tersebut. Pada kunjungan ketiga, pengamanan justru diperketat. Awak media wajib menunjukkan KTP dan surat tugas kepada satpam hingga berujung pemotretan, tidak seperti kunjungan sebelumnya. Hal Ini menunjukkan ada perencanaan dan kejanggalan tentang informasi yang akan digali seputar PIP dan Pancawaluya.

 

Selama dua hari kunjungan, operator PIP yang dituju tidak pernah bisa ditemui awak media dengan alasan sedang keluar di jam kerja waktu ketemu dengan Humas dan kabar dari piket. Usut demi usut, operator PIP yang dimaksud ternyata sudah tidak aktif.

 

Operator PIP di SMAN 17 Garut yang dikabarkan lagi keluar itu ternyata sudah pensiun bernama Dede, dan yang satu bernama Kasih sudah pindah tugas karena diangkat menjadi P3K ke Dinas Pariwisata.

 

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang kejujuran pihak sekolah dalam memberikan informasi publik di awal.

Saat kunjungan ketiga akhirnya ditemui di ruang tamu, Kamis (21/10/2026), pendamping PIP SMAN 17 Garut yang baru, Lisna, mengakui PIP 2026 belum cair.

“Betul, untuk 2026 ini belum ada pencairan sama sekali, tahun sebelumnya memang lancar katanya. Berkas-berkas yang diperlukan sudah saya serahkan ke Bank, sesudahnya saya menunjuk siswa untuk aktivasi, nah perihal pencairan saya tidak tahu, malahan memang betul banyak orang tua siswa juga yang menanyakan kepada saya lewat WA,” ujar Lisna.

 

Ia menjelaskan, untuk tahun 2025 harus melihat data dulu karena dirinya baru peralihan. Operator sebelumnya adalah Bu Dede yang sudah pensiun dan Bu Kasih yang sudah pindah tugas.

 

“Untuk tahun 2025 harus lihat dulu data, kebetulan kan saya baru ke PIP ini ya peralihan, yang kemarin kan operator Bu Dede sama Bu Kasih, kebetulan Bu Dede sudah pensiun, dan Bu Kasih sudah pindah diangkat P3K ke Dinas Pariwisata, kalo tahun 2026 ful oleh saya 300 siswa ,” ungkapnya.

 

Menurut data penerima PIP tahun 2025 tercatat 505 siswa, sementara tahun 2026 menurut pendamping, Lisna, tercatat 300 siswa. Sesuai juknis, pendataan dikumpulkan dan diserahkan ke pihak Bank BNI pada 17 September dengan persyaratan ijazah asli SMP atau KTP siswa.

 

Selain PIP, untuk program Beasiswa Pancawaluya tahun 2025, SMAN 17 Garut mengakomodir 6 siswi dari kalangan kurang mampu.

 

“Semuanya siswi, kebetulan kalau disini beasiswanya itu memang untuk keberadaannya yang tidak ada, ya seperti yatim, Pancawaluya kan baru ya, itu juga Pancawaluya kan dua kali pencairan,” tambahnya.

 

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada kejelasan kapan 300 siswa penerima PIP SMAN 17 Garut tahun 2026 akan diterima haknya, dan belum di lakukan konfirmasi kepada pihak Bank yang bersangkutan.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *