Publika Todays.com|Garut– SMA Negeri 10 Garut, Yang beralamat di Jl. Raya Leuwigoong No. 21, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Prov. Jawa Barat, memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang jatuh pada Rabu (22/10/2026) dengan khidmat. Peringatan tahun ini mengusung tema nasional “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.
Peringatan HSN di SMAN 10 Garut dimaknai sebagai momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperkuat karakter siswa yang berilmu, berakhlak mulia, dan cinta tanah air.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 10 Garut, Gingin Ginanjar, mengatakan, nilai-nilai kesantrian harus menjadi teladan bagi seluruh peserta didik.
“Hari Santri bukan hanya milik pesantren, tapi milik kita semua. Semangat santri dalam menuntut ilmu, menjaga akhlak, dan mengabdi kepada masyarakat harus kita teladani di sekolah,” ujar Gingin kepada Publika Todays, Rabu (26/10/2026
Menurutnya, generasi muda saat ini tidak cukup hanya unggul di bidang akademik dan teknologi. Namun juga harus memiliki integritas, kepedulian sosial, sikap toleran, dan rasa tanggung jawab terhadap bangsa.
“Kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, dan kepedulian sosial. Itu semua ada pada diri santri,” tegas Gingin.

Gingin menambahkan, peringatan Hari Santri sejalan dengan visi SMAN 10 Garut dalam membentuk siswa yang berkarakter, berprestasi, dan beretika. Pendidikan, kata dia, tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membentuk pribadi yang disiplin, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan.
Melalui momentum HSN 2026, pihak sekolah berharap seluruh warga SMAN 10 Garut dapat mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati guru dan orang tua, berperilaku santun, semangat gotong royong, serta memanfaatkan ilmu untuk kemaslahatan bersama.














