SAMPANG _ PUBLIKATODAYS. (Selasa,15,September,2026) — Muhammad Abdul Aziz, warga Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, menyampaikan kekecewaan dan protes mendalam terhadap kinerja Penjabat (PJ) Kepala Desa Majangan, Khoirul Anam. Menurut pengamatan warga, pihak yang menjabat sebagai pemimpin desa tersebut dinilai tidak pernah menjalankan tugasnya di Balai Desa dan jarang bahkan tidak pernah turun berinteraksi dengan warga.
“Saya mewakili suara warga Desa Majangan memohon kepada Bupati dan Wakil Bupati Sampang untuk segera turun langsung ke desa kami. Lihat sendiri kinerja bawahannya ini. Jangan sampai pimpinan daerah justru melindungi atau mendukung PJ Kepala Desa yang berperilaku tidak benar,” tegas Muhammad Abdul Aziz, Selasa (15/9/2026).
Kekesalan warga muncul karena sejumlah hal mendasar yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Sebagai pemegang amanah sementara, Khoirul Anam dinilai tidak hadir di tempat tugas, sehingga berbagai urusan kepentingan warga terhambat dan tidak terselesaikan. Abdul Aziz menegaskan, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
Selain meminta kepala daerah turun langsung, warga juga memohon kepada Inspektorat Kabupaten Sampang, Badan Pengawasan Keuangan (BPK), serta Tim Penindakan Korupsi (Tipikor) untuk melakukan pemeriksaan dan audit menyeluruh terhadap pengelolaan keuangan dan administrasi pemerintahan Desa Majangan. Langkah ini dianggap perlu untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan bagi seluruh warga.
“Kami ingin kejelasan. Ke mana anggaran desa digunakan dan bagaimana pengelolaannya selama ini? Kami minta diperiksa secara terbuka dan objektif. Jika ada penyimpangan, ambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tuntutnya.
Warga berharap permohonan ini mendapat tanggapan serius dan segera ditindaklanjuti. Warga Desa Majangan tetap menginginkan pemimpin yang hadir, bekerja, dan mengabdi sesuai janji serta amanah yang diberikan.
(Team)















