Bandung, publikatodays.com– Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media massa untuk lebih aktif mengangkat kisah koperasi desa sebagai bagian dari narasi pembangunan ekonomi rakyat yang inklusif dan berkelanjutan.
Dorongan ini disampaikan dalam Workshop Media bertajuk “Cerita Koperasi Desa, Jadi Berita Bermakna” yang diselenggarakan Direktorat Ekosistem Media di Bandung.
Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, menegaskan bahwa media memiliki peran penting, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penggerak kesadaran publik terhadap pembangunan berbasis desa.
“Media harus mampu menghadirkan pemberitaan koperasi desa yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif, jujur, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa penguatan kapasitas media, baik nasional maupun lokal, menjadi langkah penting dalam mendukung program pembangunan desa, koperasi, dan UMKM.
Workshop ini diikuti oleh jurnalis, perwakilan koperasi desa, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan media dalam menghasilkan karya jurnalistik yang faktual sekaligus memberi manfaat bagi publik.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai teknik storytelling berbasis data dan fakta, sehingga pemberitaan tidak hanya sebatas laporan kegiatan, tetapi juga mampu menjadi cerita inspiratif yang menunjukkan dampak nyata di masyarakat.
Komdigi berharap, melalui peran aktif media, kisah-kisah sukses koperasi desa dapat lebih dikenal luas dan menjadi inspirasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat.
