Pendapatan Juru Parkir Pasar Pringsewu Menurun Drastis, Sepinya Pengunjung Jadi Penyebab Utama

Pringsewu, publikatodays.com-

Para juru parkir di lingkungan Pasar Induk Pringsewu mengeluhkan penurunan pendapatan yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi pasar yang semakin sepi pengunjung disebut menjadi faktor utama merosotnya pemasukan mereka, Senin (05/05/2026).

Menurut keterangan salah satu juru parkir, Sukardi, penurunan ini telah berlangsung selama kurang lebih dua hingga tiga tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa jumlah pembeli yang datang ke pasar tradisional tersebut terus berkurang, sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan dari pungutan parkir.

“Untuk saat ini, pendapatan dari parkir selalu berkurang dibandingkan tiga tahun sebelumnya. Bahkan di tahun 2026 ini penurunannya semakin parah,” ujar Sukardi saat ditemui di area Pasar Induk Pringsewu.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat para juru parkir kesulitan memenuhi setoran harian. Dalam beberapa kesempatan, hasil yang diperoleh hanya cukup untuk menutupi kewajiban setoran, bahkan terkadang tidak mencukupi.

“Kadang untuk menutupi setoran cukup, tapi sering juga tidak. Ini tentu sangat memberatkan kami,” lanjutnya.

Para juru parkir berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kondisi tersebut. Mereka menginginkan adanya upaya revitalisasi pasar atau program lain yang mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah agar Pasar Pringsewu bisa kembali ramai seperti dulu,” tutup Sukardi.

Penurunan aktivitas di pasar tradisional menjadi tantangan tersendiri di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan perubahan pola belanja masyarakat. Diperlukan strategi yang tepat agar pasar tradisional tetap bertahan dan menjadi pusat ekonomi masyarakat lokal.

(Ined)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *