Karimun, publikatodays.com— Sejumlah penumpang kapal Dumai Line rute Batam–Karimun menyoroti tayangan adegan yang diduga bermuatan pornografi yang diputar melalui televisi di dalam kapal. Tayangan tersebut dinilai tidak pantas ditampilkan di ruang publik transportasi umum.
Berdasarkan keterangan penumpang, tayangan itu diputar melalui layar TV yang terpasang di bagian depan kabin dan dapat disaksikan seluruh penumpang tanpa adanya pembatasan usia. Kondisi ini menimbulkan keberatan, mengingat kapal penumpang digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak.
Salah seorang penumpang menyampaikan bahwa penyediaan hiburan di transportasi umum seharusnya memperhatikan norma kesusilaan dan kenyamanan seluruh penumpang.
“Kalau di ruang publik seperti kapal, seharusnya tayangan diseleksi. Apalagi ini bisa ditonton anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun tayangan tersebut berasal dari film, adegan yang dinilai mengandung unsur pornografi tidak semestinya ditampilkan secara terbuka tanpa kurasi yang jelas. Hal itu berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan dan keresahan di kalangan penumpang.
Sejumlah penumpang lainnya berharap pihak operator kapal lebih selektif dalam memilih konten hiburan selama pelayaran. Mereka menyarankan agar tayangan diganti dengan konten yang bersifat informatif, edukatif, dokumenter, musik, atau film keluarga yang lebih ramah untuk semua usia.
Sebagai penyedia jasa transportasi publik, operator kapal dinilai memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana perjalanan yang aman, nyaman, dan sesuai dengan norma yang berlaku.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak operator kapal Dumai Line untuk memperoleh keterangan resmi terkait standar kurasi tayangan di dalam kapal.
