PEMALANG, Publikatodays.com – Baru sepekan berjalan, implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pemalang menuai kritik publik. Porsi dan kualitas makanan di SDN 04 Kebondalem dikeluhkan warga di media sosial hingga viral.
Kritik tersebut diunggah oleh akun Facebook berinisial AP di grup “Warga Pemalang” dengan melampirkan foto menu makanan di dalam omprengan plastik. Foto tersebut memperlihatkan nasi putih, lauk olahan, dua gorengan, dan sedikit sayur berkuah.
”Kpd penyuplay MBG di SD kebondalem 04 tolong di perbaiki jgn hanya mementingkan keuntungan Semata….” tulis AP dalam unggahannya.
Unggahan tersebut memicu ratusan komentar dari netizen dengan dua pandangan utama. Akun KR, BC, dan AS mempertanyakan kesesuaian nilai gizi dengan anggaran per porsi yang dialokasikan, serta mendesak orang tua murid meminta evaluasi dari pihak sekolah. Sebaliknya, akun WS meminta publik memahami beban operasional pihak ketiga (vendor) yang memerlukan modal awal besar untuk memfasilitasi program rintisan ini.
Sesuai kaidah jurnalistik yang berimbang (cover both sides), tudingan netizen ini masih memerlukan verifikasi dari otoritas terkait guna memastikan kesesuaian standar gizi dan petunjuk teknis distribusi.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih mengupayakan konfirmasi resmi dari Kepala SDN 04 Kebondalem serta pihak – pihak terkait.















