Jakarta, publikatodays.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meluapkan kemarahan saat meninjau infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Ekas Buana, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat (27/2).
Dalam kunjungan tersebut, Trenggono menyoroti kualitas bangunan yang dinilai tidak layak dan meminta agar seluruh pekerjaan segera diperbaiki. Ia secara langsung mempertanyakan mutu konstruksi kepada pihak pelaksana proyek, bahkan menyinggung keterlibatan BUMN.
“Kamu ADHI Karya BUMN nggak? Kamu bikin bangunan kayak gini kenapa? Bagus nggak bangunan ini? Coba kamu pikirin yang benar dong, masa bangunan kayak begini, yang benar saja,” ujarnya dengan nada tinggi.
Nama PT Adhi Karya (Persero) Tbk disebut dalam teguran tersebut.
Tak berhenti di lokasi, Trenggono juga langsung menelepon pihak terkait untuk menyampaikan teguran keras dan meminta pembenahan segera dilakukan. Ia memperingatkan agar pekerjaan segera dikoreksi sebelum mendapat sorotan lebih luas.
“Saya kasih tahu, nanti sekali waktu presiden datang dan lihat-lihat kamu yang korupsi. Jangan bercanda, saya minta semua dibenerin, dikoreksi semua, finishingnya, nggak benar ini,” tegasnya.
Dari seberang telepon terdengar jawaban singkat, “Baik pak, siap pak.”
Trenggono menegaskan pembangunan fasilitas untuk nelayan tidak boleh dikerjakan secara asal-asalan karena menyangkut kepentingan masyarakat pesisir. Ia meminta seluruh kekurangan segera diperbaiki agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi nelayan setempat.
Menteri KKP Marah-marah saat Tinjau Kampung Nelayan di Lombok














