Amsakar–Li Claudia Naikkan Bansos Lansia dan Insentif Kader, Komitmen Nyata Sejahterakan Warga Batam

Batam, publikatodays.com – Pemerintah Kota Batam kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan strategis di sektor sosial. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, secara langsung memimpin penyerahan bantuan sosial (bansos) bagi lansia sekaligus mengumumkan kenaikan insentif kader Posyandu.

Kegiatan yang digelar di Gedung Serbaguna SP Sagulung pada Rabu (15/4/2026) ini turut dihadiri ribuan kader Posyandu dan kader Kelurahan Siaga dari Kecamatan Sagulung, Batu Aji, Sekupang, hingga Bulang. Suasana berlangsung hangat dan penuh keakraban, bahkan diwarnai penampilan lagu “Jalan Kenangan” yang dibawakan langsung oleh Amsakar sebagai bentuk penghormatan kepada para lansia.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa meskipun pemerintah tengah menjalankan efisiensi belanja pegawai sesuai kebijakan nasional, sektor kesejahteraan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

“Untuk kepentingan masyarakat, kami justru meningkatkan bantuan. Bansos lansia naik dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu, sementara insentif kader Posyandu dan Kelurahan Siaga naik dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu,” ujarnya.

Kebijakan ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta menekan angka kemiskinan di Kota Batam. Amsakar juga menekankan pentingnya menghadirkan rasa aman bagi para lansia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Terkait adanya warga yang belum menerima bantuan pada periode ini, Amsakar menjelaskan bahwa hal tersebut dipengaruhi perubahan sistem pendataan nasional yang kini mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) berbasis desil.

“Ini murni penyesuaian data. Bukan berarti tidak mendapat bantuan, tetapi belum terakomodasi dalam sistem terbaru. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar tidak ada warga yang dirugikan,” jelasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh camat dan lurah untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat guna menghindari kesalahpahaman terkait perubahan mekanisme pendataan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Batam, Zulkifli Aman, menambahkan bahwa peran Posyandu kini semakin luas seiring terbitnya kebijakan baru dari pemerintah pusat.

“Posyandu tidak lagi hanya fokus pada layanan kesehatan, tetapi juga mencakup enam Standar Pelayanan Minimal, mulai dari pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga sosial,” ujarnya.

Menutup kegiatan, Pemko Batam menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi dalam memperluas program kesejahteraan, termasuk peningkatan insentif kader yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *