PEMALANG – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pemalang, Heru Kundhimiarso, menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah daerah dalam menangani tiga isu fundamental yang tengah menjadi sorotan masyarakat: jaminan kesehatan (Universal Health Coverage/UHC), penanganan banjir, dan Penerangan Jalan Umum (PJU). Hal tersebut disampaikannya usai mengisi sosialisasi peraturan perundang-undangan di Kelurahan Bojongbata, Selasa (28/4/2026).
Terkait jaminan kesehatan, Kundhi menyoroti gejolak di masyarakat akibat perubahan skema UHC yang kini berbasis data Desil. Menurutnya, pendataan tersebut masih menyisakan masalah karena banyak warga tidak mampu yang belum masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5.
Sebagai solusi sementara, ia mendorong Pemerintah Kabupaten Pemalang untuk mengoptimalkan peran BAZNAS guna menutup celah tersebut.
”Bagi warga tidak mampu yang belum terdata di Desil 1 sampai 5, saat ini bisa diupayakan ter-cover melalui bantuan BAZNAS,” jelas Kundhi kepada awak media.
Ia mengakui adanya penurunan anggaran UHC tahun ini akibat berkurangnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan anggaran UHC pada tahun mendatang.
Mengenai isu banjir, Kundhi mendesak Pemkab Pemalang untuk segera melakukan perbaikan infrastruktur secara masif. Ia memastikan bahwa program normalisasi sungai dan perbaikan drainase akan menjadi prioritas dalam waktu dekat.
”Pengerjaan drainase dan normalisasi sungai akan segera dilaksanakan untuk meminimalisir risiko banjir di titik-titik rawan,” tegasnya.
Sektor penerangan jalan juga tak luput dari perhatian. Kundhi mengkritisi kondisi jalanan Pemalang yang dinilai masih minim penerangan, yang menurutnya kontradiktif dengan slogan daerah “Pemalang Bercahaya”.
”Secara kasat mata, Pemalang seharusnya terang benderang, bukan sebaliknya. Hal ini menjadi catatan penting yang kami kritisi,” ungkapnya.
Pihak DPRD telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan lampu PJU. Ia pun meminta setiap desa dan kelurahan segera mengirimkan data kebutuhan titik lampu agar eksekusi dapat segera dilakukan.
”Kami sedang memantau jadwal eksekusinya. Meski mungkin belum bisa menjangkau seluruh wilayah di tahun ini, pengadaan akan dilakukan secara bertahap,” tutupnya.
Responden: Prapto
Editor: Mas Al
