Amsakar Achmad Buka Kampanye Kesehatan Terpadu di Batam, Fokus Penurunan Stunting hingga Deteksi Dini Kanker

Batam, publikatodays.comโ€“ Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, membuka Kampanye Kesehatan Terpadu Kota Batam 2026 di Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Kamis (30/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 peserta ini menitikberatkan pada tiga isu utama: penurunan stunting, pengendalian angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB), serta deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.

Didampingi Ketua TP PKK Kota Batam, Erlita Sari Amsakar, Amsakar menegaskan bahwa kampanye ini bukan sekedar seremoni, melainkan gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat.

โ€œIsu kesehatan ini sangat dekat dengan kehidupan warga. Kita ingin menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kesehatan keluarga,โ€ ujarnya.

Ketegangan, kampanye ini harus berdampak luas. Informasi yang disampaikan tidak boleh berhenti di lokasi kegiatan, tetapi harus diteruskan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

โ€œSemua pihak harus menjadi penyambung informasi. Kita ingin gerakan ini benar-benar hidup di tengah,โ€ tegas masyarakatnya.

Amsakar juga memaparkan capaian Batam di sektor kesehatan. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) saat ini telah mencapai sekitar 98,6 persen.

Capaian tersebut turut berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pada periode 2025โ€“2026, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam bahkan berhasil menembus peringkat lima besar tertinggi di wilayah Sumatera.

Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam juga menunjukkan tren positif dengan peningkatan sebesar 0,48 poin menjadi 83,80. Peningkatan ini salah satunya ditopang oleh sektor kesehatan.

Batam juga mendapat apresiasi dari pemerintah pusat atas keberhasilannya menekan angka kemiskinan dan stunting dalam beberapa tahun terakhir.

Di sisi lain, perlindungan bagi pekerja rentan terus diperkuat melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai jaminan sosial bagi sektor informal.

Meski capaian terus meningkat, Amsakar mengingatkan pentingnya kualitas pelayanan. Ia meminta puskesmas dan rumah sakit memberikan layanan cepat, responsif, dan tanpa diskriminasi.

โ€œPelayanan harus cepat dan tidak berbelit. Masyarakat harus merasakan kehadiran pemerintah,โ€ tegasnya.

Ia juga menekankan peran penting kader PKK dan posyandu dalam mengedukasi masyarakat, terutama dalam pencegahan penyakit dan menjaga kesehatan keluarga.

Menurutnya, kampanye ini harus dilanjutkan dengan aksi nyata, bukan berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

โ€œPesan-pesan ini harus sampai ke masyarakat luas. Dari situ kita bangun kesadaran bersama untuk hidup lebih sehat,โ€ ujarnya.

Menutup kegiatan, Amsakar optimistis Batam mampu mencetak generasi yang lebih sehat dan berkualitas jika upaya ini dilakukan secara konsisten.

โ€œKita sedang merancang masa depan Batam dari keluarga yang sehat,โ€ tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *