PEMALANG, Publikaatodays.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang kembali bergerak mendorong pengembangan potensi lokal masyarakat. Kali ini, melalui Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Disparbud menggelar kegiatan pelatihan pembuatan buket bunga yang berlangsung selama dua hari, pada Jumat hingga Sabtu, 29–30 Mei 2026, di wilayah Kecamatan Belik.
Kegiatan ini bertujuan utama untuk mengembangkan keterampilan dan keahlian masyarakat dalam menciptakan produk-produk ekonomi kreatif yang bernilai jual tinggi, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga setempat.
Sebanyak 40 peserta yang berasal dari berbagai kalangan masyarakat di Kecamatan Belik turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam pelatihan tersebut.
Kegiatan pelatihan resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disparbud Pemalang,
Andre Dwi Prayugo. Dalam sambutannya, Andre menyampaikan bahwa pemilihan Kecamatan Belik sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan.
Menurutnya, wilayah ini memiliki kekayaan alam dan potensi tanaman hias yang sangat besar dan tidak kalah dibandingkan dengan wilayah lain di Kabupaten Pemalang.
Ia juga mengatakan, Pelatihan ini sangat penting untuk menggali lebih dalam potensi yang dimiliki oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Belik.
” Kita tahu bersama, Belik memiliki potensi sumber daya bunga dan tanaman hias yang melimpah. Potensi inilah yang harus kita olah dan tingkatkan nilainya menjadi produk kreatif, agar bisa memberikan manfaat ekonomi langsung bagi warga,” ujar Andre saat membuka acara.
Pada kesempatan tersebut, Andre juga berharap keahlian yang didapatkan peserta dapat diterapkan dan dikembangkan menjadi usaha mandiri.
Ia menambahkan, produk buket bunga memiliki peluang pasar yang luas, baik untuk keperluan acara pernikahan, perayaan hari besar, hingga oleh-oleh khas Pemalang.
Untuk memastikan materi tersampaikan dengan baik, Disparbud menghadirkan dua narasumber andalan yang ahli di bidang seni merangkai bunga, yaitu Linda Dwi Bhuana Putri dan Annisa Fitri. Keduanya merupakan pengrajin kreatif yang berasal dari Desa Sikasur, yang dikenal memiliki karya buket bunga dengan kualitas dan keunikan tersendiri.
Selama dua hari kegiatan, para peserta diajarkan mulai dari teknik pemilihan bahan baku, cara merangkai yang rapi dan indah, hingga inovasi desain buket bunga yang kekinian namun tetap mengangkat ciri khas lokal.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, mengingat banyak dari mereka yang ingin menjadikan keahlian ini sebagai sumber penghasilan tambahan maupun usaha utama.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Disparbud Kabupaten Pemalang dalam memberdayakan masyarakat dan mengangkat potensi lokal.
Melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam yang ada, diharapkan ekonomi warga semakin bangkit dan nama Kabupaten Pemalang semakin dikenal lewat karya-karya kreatif anak bangsanya.(Prapto)
