Publika Todays.com|Tasikmalaya. Penyertaan modal BUMDes di Desa Kersamaju, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat dimulai sejak tahun 2018. Berdasarkan data yang ada, alokasi dana pada tahun tersebut mencapai angka negatif sebesar Rp -156.678.200 dengan rincian sebagai berikut:
– Penyertaan modal BUM Desa: Rp -100.000.000
– Penyertaan modal BUM Desa tambahan: Rp -50.000.000
– Pelatihan Pengelolaan BUM Desa (dilaksanakan oleh desa): Rp -6.678.200
Pada tahun 2019, BUMDes kembali mendapatkan alokasi modal sebesar Rp 107.560.000 dengan rincian:
– Pelatihan Pengelolaan BUM Desa: Rp 5.000.000
– Pelatihan Pengelolaan BUM Desa tambahan: Rp 2.560.000
– Penyertaan Modal: Rp 100.000.000
Kemudian pada tahun 2024, dilakukan penyertaan modal tambahan sebesar Rp 11.454.000.
Salah satu program unggulan BUMDes dalam rangka ketahanan pangan 20 % dari dana desa Rp 1.103.786000×20% : Rp220.757.200 adalah budidaya ikan nila dengan menggunakan teknologi BIOPLOX, yang berlokasi di Kampung Cipetir. Selain itu, BUMDes juga menjalankan program di bidang peternakan.
Ketua BUMDes, Latip, memberikan penjelasan ketika dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp pada Kamis (02/07/2026).
“Anggaran BUMDes kurang lebih 221 juta, bidangnya ternak domba dan ikan bioplox, kambing di kampung pasir pondok dusun tiga. Jadi dulu di recah karena ada yang ketidak sanggupan,” tandasnya.
Menurut Latip, anggaran untuk bidang budidaya ikan dengan teknologi BIOPLOX mencapai Rp 100 juta, sedangkan sisanya dialokasikan untuk program ternak domba atau kambing.
“PADes masuk tahun 2025 yakni 8 juta per tahun, karena saya dilantik tahun kemarin 2025, dan untuk aset memang ada,” tambahnya.
Bidang sembako milik BUMDes pertama kali berdiri pada tahun 2020, namun harus dihentikan karena terjadi kecelakaan. Kemudian pada tahun 2025, bidang tersebut dibangkitkan kembali.
“Kan saya dilantik tahun 2025, untuk brilink itu kalo gak salah tahun 2020. Nah kalo yang warung karena pernah kebongkaran jadi saya bangkitkan lagi tahun 2025, dengan modal yang sudah ada,” jelas Latip.
Program BUMDes di Desa Kersamaju diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat lokal, terutama melalui pengembangan budidaya ikan dan peternakan yang berkelanjutan.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala desa Kersamaju bungkam ketika dimintai keterangan lewat aplikasi Whast Ap.















