JAKARTA,publikatodays.com— Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) III di Wisma SMR, Sunter, Jakarta Utara, Rabu, 8 Juli 2026. Forum tersebut menetapkan kepengurusan baru untuk masa bakti 2026–2031, sekaligus mengakhiri kekosongan jabatan ketua setelah pengurus sebelumnya mengundurkan diri.
Musdalub dipimpin Wakil Ketua I Bidang Hukum DPP AWPI, Maswan Tobbi. Ia menjelaskan, pelaksanaan musyawarah merupakan mekanisme organisasi yang diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan di tingkat daerah.
Forum yang dihadiri pengurus dan anggota AWPI DKI Jakarta itu juga dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), antara lain Ketua Umum Hengki Ahmad Jazuli, Humas DPP D.M. Pertiwi, serta Dewan Pendiri AWPI H. Muhamad Sei dan Samadi NG Adiyana.
Melalui musyawarah yang berlangsung secara mufakat, peserta menetapkan Yamarlin Hulu sebagai Ketua DPD AWPI Provinsi DKI Jakarta periode 2026–2031. Kepengurusan baru juga diisi oleh Paulus Sugianto sebagai Wakil Ketua I, Suherman sebagai Wakil Ketua II, Juniari Laoli sebagai Sekretaris, Manuel David sebagai Wakil Sekretaris, Suparman sebagai Bendahara, Eka Juli Syahfitri sebagai Wakil Bendahara, Abdul Basit sebagai Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi, Wilman Harefa sebagai Ketua Bidang Hukum dan Advokasi, Novilia Rosalina sebagai Ketua Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi, serta Suhendi sebagai Ketua Bidang Humas, Publikasi dan Media Digital.
Dalam sambutannya, Hengki Ahmad Jazuli mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta menjaga independensi organisasi profesi.
“Jalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, bangun kekompakan, dan terus tingkatkan kualitas organisasi agar AWPI semakin dipercaya masyarakat,” kata Hengki.
Sementara itu, Yamarlin Hulu menyatakan kepengurusannya akan memprioritaskan penguatan organisasi, peningkatan kompetensi anggota, perlindungan profesi wartawan, serta membangun sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kami akan mengedepankan kebersamaan dan peningkatan kualitas anggota agar AWPI DKI Jakarta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemerdekaan pers dan kepentingan publik,” ujar Yamarlin.
Musdalub III menandai dimulainya kepengurusan baru DPD AWPI DKI Jakarta yang diharapkan segera menyusun dan menjalankan program kerja lima tahun ke depan, dengan fokus pada penguatan kapasitas organisasi dan profesionalisme insan pers di ibu kota.















