Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahDPR RI

Tegas! Anggota DPR RI Rizal Bawazier Desak Pekalongan, Pemalang, Batang Bersih Total dari Outlet Miras Berkedok Toko Anggur

12
×

Tegas! Anggota DPR RI Rizal Bawazier Desak Pekalongan, Pemalang, Batang Bersih Total dari Outlet Miras Berkedok Toko Anggur

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com – Anggota DPR-RI Dapil X Jawa Tengah, Rizal Bawazier yang akrab disapa RB, mendesak agar wilayah Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang harus benar-benar bersih dan bebas dari keberadaan outlet toko minuman keras berkedok toko minuman anggur atau toko umum.

Desakan tegas tersebut disampaikan RB pada Senin (20/7/2026), menyusul keresahan masyarakat atas menjamurnya outlet minuman beralkohol yang mengatasnamakan HWG – Holywings Group dan sejenisnya di wilayah Pantura.

Example 300x600

RB membeberkan, berdasarkan pantauan di lapangan, outlet HWG saat ini telah beroperasi di beberapa titik strategis. Di Kabupaten Pemalang, outlet tersebut berada di Jalan Raya Pantura Sewuni, Kecamatan Ampelgading dan di Jalan Taman 2, Kecamatan Taman. Sementara di Kota Pekalongan, outlet serupa beroperasi di Komplek Dupan Kalibaros.

“Ada beberapa outlet HWG yang sudah beroperasi secara terang-terangan. Ini harus menjadi perhatian serius. Wilayah Pekalongan, Pemalang, dan Batang harus bebas dari outlet miras seperti HWG ini,” ungkap Rizal Bawazier.

Soroti Kejanggalan Perizinan Restoran Tapi Jual Miras

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan izin usaha oleh outlet tersebut.

Menurut RB, setelah dilakukan penelusuran legalitas, seluruh outlet HWG tersebut merupakan unit usaha dari PT Semarang Ciamik Soro. Perusahaan tersebut mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 56101 yang peruntukannya adalah untuk restoran atau rumah makan.

“Kalau dilihat dari perizinan, ini jelas tidak sesuai. Izin yang dikantongi adalah izin restoran KBLI 56101, tetapi faktanya di lapangan outlet-outlet HWG ini bukan menjalankan usaha restoran, melainkan murni memperjualbelikan minuman beralkohol secara bebas,” jelas RB.

RB menambahkan, praktik penjualan miras tersebut tidak hanya dilakukan secara langsung di toko (offline), namun juga secara masif dipasarkan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok, sehingga aksesnya semakin terbuka untuk semua kalangan.

Tolakan Keras Warga Dapil X dan Bahaya Kerusakan Moral Generasi Muda

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan X Jawa Tengah yang meliputi Pekalongan, Pemalang, dan Batang, RB menegaskan dirinya bersama masyarakat menolak keras peredaran minuman keras yang berkedok toko anggur tersebut.

Ia menyebut, penolakan warga semakin menguat karena akses pembelian minuman keras tersebut kini sangat longgar. Masyarakat resah karena miras dapat dipesan dengan sangat mudah melalui aplikasi pengantaran daring seperti Grab dan layanan online lainnya.

“Masyarakat di Dapil 10 menolak keras peredaran minuman keras secara bebas dan terbuka di lingkungan mereka. Keresahan ini memuncak karena sekarang beli miras semudah pesan makanan online,” tambahnya.

Anggota Komisi di DPR-RI tersebut menegaskan, pembiaran terhadap peredaran minuman keras berkedok legal ini merupakan bentuk perusakan tatanan sosial yang sangat masif.

“Praktik pembiaran seperti ini adalah bentuk perusakan secara masif terhadap moral dan masa depan generasi muda kita. Ini juga sangat berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Banyak tindak pidana dan keributan yang berawal dari konsumsi alkohol,” tegasnya.

Oleh karena itu, RB meminta dengan tegas agar seluruh aktivitas outlet HWG tersebut segera dihentikan dan operasionalnya ditutup total.

“Kita tidak boleh menoleransi aktivitas komersial yang secara nyata merusak lingkungan dan tatanan sosial masyarakat. Saya minta segera hentikan seluruh aktivitasnya dan tutup operasional outlet HWG tersebut,” tutupnya.

Di akhir pernyataannya, RB bersama masyarakat mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah terkait untuk tidak tinggal diam. Ia meminta pihak berwenang melakukan investigasi mendalam dari hulu hingga hilir guna membongkar total jaringan distributor minuman ilegal tersebut.

Menurutnya, penertiban ini sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda, mengingat maraknya laporan tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas yang belakangan kerap dipicu oleh konsumsi minuman beralkohol di tempat umum.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *