Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Advertorial

Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Kunci Pemerataan Pembangunan, Penggerak Ekonomi Daerah, dan Solusi Relokasi Masyarakat Rempang

8
×

Di Forum Nasional, Amsakar Tegaskan Transmigrasi Jadi Kunci Pemerataan Pembangunan, Penggerak Ekonomi Daerah, dan Solusi Relokasi Masyarakat Rempang

Share this article

Jakarta, publikatodays.com– Wali Kota Batam sekaligus ex-officio Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa program transmigrasi memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat menjadi narasumber dalam Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Transmigrasi di Balai Kartini, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Transformasi Transmigrasi sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis Kementerian Transmigrasi 2025–2029. Sebanyak 1.476 sumber daya manusia unggul yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot akan ditempatkan di berbagai kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia guna mendorong inovasi, pemberdayaan masyarakat, dan percepatan pembangunan kawasan.

Example 300x600

Dalam paparannya, Amsakar menilai ketimpangan pembangunan antarwilayah masih menjadi tantangan besar yang harus dihadapi secara bersama. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar kawasan transmigrasi berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pada kesempatan itu, Amsakar juga membagikan pengalaman Pemerintah Kota Batam dalam menangani relokasi masyarakat terdampak pengembangan investasi di kawasan Rempang dan Galang.
Ia menjelaskan, pembangunan kawasan permukiman baru di Tanjung Banun oleh Kementerian Transmigrasi menjadi solusi yang memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan secara terpadu.
“Alhamdulillah, kehadiran Kementerian Transmigrasi membangun kawasan permukiman di Tanjung Banun menjadi solusi yang paling baik. Masyarakat memperoleh kepastian lahan sekaligus akan dibangun ekosistem permukiman yang terintegrasi dengan berbagai fasilitas pendukung,” ujar Amsakar.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Batam, BP Batam, Kementerian Transmigrasi, serta berbagai kementerian dan lembaga terkait.

Dalam sesi dialog, Amsakar juga menjelaskan strategi menyelaraskan perannya sebagai Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam dalam mengintegrasikan perencanaan tata ruang dan pelayanan investasi agar tidak terjadi tumpang tindih birokrasi.

Ia menyebut penyusunan program pembangunan dilakukan secara terpadu melalui mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), sehingga perencanaan dan penganggaran antara Pemko Batam dan BP Batam saling melengkapi.

“BP Batam lebih fokus pada pembangunan infrastruktur strategis seperti jalan, pelabuhan, dan fasilitas kawasan.

Sementara Pemerintah Kota Batam menangani pelayanan dasar dan aspek sosial kemasyarakatan,” jelasnya.
Selain itu, pelayanan investasi di Batam terus diperkuat melalui sistem pelayanan terpadu yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga untuk mempercepat proses perizinan, mempermudah layanan, serta memberikan kepastian hukum bagi para investor.
Di hadapan ratusan anggota Tim Ekspedisi Patriot, Amsakar berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan yang membawa energi baru bagi kemajuan kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.
“Saya percaya dengan pembekalan yang telah diberikan kepada rekan-rekan Tim Ekspedisi Patriot. Insya Allah kehadiran saudara-saudara di kawasan transmigrasi dapat membangun kondusivitas, memobilisasi masyarakat agar semakin produktif, sekaligus menghadirkan energi baru untuk mendorong kemajuan daerah,” tutupnya.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *