Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahDPR RI

Serap Aspirasi Tenaga Pendidik, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Sambangi SMK Dwija Praja Kota Pekalongan

8
×

Serap Aspirasi Tenaga Pendidik, Anggota DPR RI Rizal Bawazier Sambangi SMK Dwija Praja Kota Pekalongan

Share this article

PEKALONGAN, Publikatodays.com – Komitmen terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Rizal Bawazier. Ia melaksanakan kunjungan kerja reses ke SMK Dwija Praja Kota Pekalongan pada Selasa, 28 Juli 2026.

Kunjungan tersebut secara khusus diagendakan untuk berdialog langsung dan menyerap aspirasi dari para pahlawan tanpa tanda jasa yang mengabdi di sekolah kejuruan tersebut. Rizal ingin mendengar secara utuh apa saja harapan, tantangan, hingga kendala riil yang dihadapi tenaga pendidik di lapangan.

Example 300x600

Kedatangan politisi asal Daerah Pemilihan Jawa Tengah itu disambut dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh staf tenaga kependidikan SMK Dwija Praja. Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai dan dialog terbuka itu pun berlangsung akrab, mencerminkan kedekatan antara wakil rakyat dengan masyarakat akar rumput, khususnya di sektor pendidikan.

Dalam sesi dialog, para guru memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan unek-unek mereka secara blak-blakan. Sejumlah isu krusial mengemuka, di antaranya terkait urgensi peningkatan kesejahteraan guru, terutama guru honorer dan swasta, keterbatasan sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar yang berbasis vokasi, serta minimnya akses pelatihan dan sertifikasi peningkatan kompetensi guru yang merata dan berkelanjutan.

Menanggapi hal itu, Rizal Bawazier menegaskan bahwa peran guru tidak bisa dipandang sebelah mata. Menurutnya, guru adalah ujung tombak dan fondasi utama dalam menentukan maju mundurnya kualitas pendidikan dan masa depan sumber daya manusia Indonesia.

“Tidak mungkin kita bermimpi melahirkan generasi emas yang berkualitas dan berdaya saing, jika kita abai terhadap nasib dan kesejahteraan para pendidiknya. Guru harus kita muliakan dan kita dukung secara maksimal,” tegas Rizal.

Legislator PKS ini pun menekankan bahwa kehadirannya di SMK Dwija Praja bukan untuk berorasi, melainkan untuk menjadi pendengar yang baik bagi para guru.

“Saya datang ke sini bukan untuk berbicara banyak, melainkan untuk mendengarkan. Saya ingin mendengar langsung dari bapak dan ibu guru semua. Setiap masukan, setiap keluhan, dan setiap harapan yang disampaikan hari ini akan saya catat secara detail dan akan saya perjuangkan dengan sungguh-sungguh di meja sidang di Senayan,” ujar Rizal di hadapan para tenaga pendidik yang hadir.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pemerataan kebijakan pendidikan. Rizal menilai, sekolah-sekolah di daerah, termasuk SMK yang menjadi tulang punggung pencetak tenaga kerja terampil, harus mendapatkan porsi perhatian dan anggaran yang setara dengan sekolah di kota-kota besar. Kebijakan pendidikan nasional, kata dia, harus berbasis pada kebutuhan nyata di lapangan, bukan hanya sekadar konsep di atas kertas.

Gayung bersambut, para guru menyambut antusias komitmen yang disampaikan Rizal. Mereka mengapresiasi langkah turun langsung anggota DPR RI yang mau mendengar tanpa sekat. Para guru berharap, kunjungan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, namun benar-benar ditindaklanjuti dalam bentuk kebijakan nyata yang mampu meringankan beban guru dan mendongkrak mutu pendidikan vokasi di Kota Pekalongan.

Kegiatan di SMK Dwija Praja ini sekaligus menjadi bukti nyata keseriusan Rizal Bawazier dalam menjalankan fungsi representasinya. Sebagai wakil rakyat dari Jawa Tengah, ia konsisten menjaga komitmen untuk terus hadir dan menyerap suara masyarakat dari berbagai lapisan, dengan menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu agenda prioritas perjuangannya.

Di akhir pertemuan, Rizal berjanji akan terus membuka ruang-ruang dialog serupa di berbagai lembaga pendidikan lainnya. Ia mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, hingga masyarakat umum untuk bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan ekosistem pendidikan yang lebih baik, lebih maju, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *