PEMALANG, Publikatodays.com — Suasana kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Kabupaten Pemalang. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Pemalang secara resmi menggelar dan membuka perhelatan akbar bertajuk Festival Kamir dan Gebyar Cahaya Kemerdekaan 2026. Pembukaan festival tersebut dipusatkan di Lapangan Kelurahan Mulyoharjo, Kecamatan Pemalang, pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026.
Festival yang akan menjadi agenda besar selama bulan kemerdekaan ini tidak hanya sekadar hiburan rakyat, namun memiliki misi besar yakni mengangkat kembali marwah kue kamir sebagai ikon kuliner legendaris asli Pemalang, serta menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Kemeriahan acara sudah terasa sejak sore hari. Panitia mengawali seluruh rangkaian kegiatan dengan prosesi budaya Kirab Kamir. Iring-iringan kirab diberangkatkan dari halaman Pendopo Kabupaten Pemalang dan menempuh rute yang cukup panjang melintasi jantung kota, yakni melewati Alun-Alun Pemalang, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Pemuda, dan finish di Lapangan Mulyoharjo sebagai lokasi utama festival. Sepanjang rute, kirab tersebut berhasil menyedot perhatian warga yang antusias menyaksikan.
Setibanya di lokasi utama, acara pembukaan berlangsung sangat meriah dan penuh semarak. Tercatat sekitar 2.000 warga masyarakat tumpah ruah memadati Lapangan Mulyoharjo. Suasana semakin semarak dengan penampilan atraksi seni bela diri Wushu dan pertunjukan Barongsai yang memukau penonton dan menambah nuansa kemeriahan malam pembukaan.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Pemalang, Meta Agulegistin, S.H., M.Kn., dalam sambutannya menegaskan komitmen HIPMI untuk terus berinovasi dalam melestarikan budaya lokal.
“Festival ini kami selenggarakan dengan dua tujuan utama. Pertama, untuk mengedukasi generasi muda tentang sejarah dan filosofi kue kamir sebagai identitas kuliner kebanggaan Pemalang yang harus kita jaga. Kedua, sebagai wadah konkret untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memberikan panggung dan omzet bagi para pelaku UMKM lokal agar naik kelas,” ungkap Meta.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Pemalang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo, S.STP., M.AP., yang hadir mewakili Bupati Pemalang menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif yang digagas HIPMI tersebut. Ia menilai gelaran Festival Kamir ini merupakan terobosan baru dan menjadi yang pertama kali diselenggarakan secara kolaboratif dengan konsep yang matang dan melibatkan banyak pihak.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HIPMI dan seluruh jajaran panitia. Festival kuliner khas daerah yang dikemas secara kolaboratif seperti ini baru pertama kali kita gelar dan ternyata mendapat sambutan yang luar biasa antusias dari masyarakat. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti tahun ini, tetapi bisa berkesinambungan setiap tahun untuk melestarikan budaya lokal dan memperluas promosi kuliner Pemalang hingga ke luar daerah,” tegas Bagus Sutopo dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga tidak lupa mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir agar selalu menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bersama, serta senantiasa memperhatikan keselamatan keluarga selama menikmati seluruh rangkaian acara. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan pengamanan maksimal dari jajaran TNI dan Polri sehingga acara dapat berjalan lancar.
Turut hadir dan menyaksikan langsung kemeriahan pembukaan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, di antaranya perwakilan dari Polres Pemalang, Kodim 0711/Pemalang, Bakesbangpol, Dinpermades, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Diskominfo, Satpol PP, serta Pemerintah Kelurahan Mulyoharjo.
Sebagai informasi, Festival Kamir dan Gebyar Cahaya Kemerdekaan 2026 ini akan digelar selama 17 hari penuh, mulai tanggal 1 Agustus hingga puncak perayaan pada 17 Agustus 2026. Berbagai tenant UMKM kuliner, kerajinan, wahana hiburan dan panggung kesenian akan mengisi setiap harinya.
Hingga acara pembukaan resmi berakhir pada pukul 22.20 WIB, seluruh rangkaian kegiatan terpantau berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif.















