Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Kepala Dinas P2CKTR Sidoarjo Akui Kendala E-Buddy, Siap Evaluasi Pelayanan Publik

3
×

Kepala Dinas P2CKTR Sidoarjo Akui Kendala E-Buddy, Siap Evaluasi Pelayanan Publik

Share this article

Sidoarjo Publikatodays.com – Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (P2CKTR) Kabupaten Sidoarjo, Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, MM., memberikan respons atas pemberitaan sebelumnya terkait proses pelayanan dan tindak lanjut surat yang disampaikan kepada instansinya.

 

Example 300x600

Respons tersebut disampaikan Bachruni melalui WhatsApp setelah menerima tautan berita yang sebelumnya diterbitkan awak media. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa salah satu kendala dalam proses administrasi surat berada pada mekanisme penggunaan sistem E-Buddy yang mengharuskan surat melewati sejumlah tahapan secara berjenjang.

 

“Sudah lah mas, mohon maaf. Itulah kelemahan pakai E-Buddy yang harus melalui jenjang surat dari naik hingga disposisi berjenjang,” ujar Bachruni. Rabu (26/8/2026).

 

Menurut dia, mekanisme tersebut membuat proses surat harus mengikuti alur administrasi dan disposisi sebelum sampai kepada pihak yang dituju. Bachruni bahkan mengaku secara pribadi lebih menyukai mekanisme surat secara manual.

 

“Sebenarnya saya lebih senang pakai manual, tapi katanya mengalami kemunduran. Ya, itulah keluhannya kalau pakai E-Buddy,” katanya.

 

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas pemberitaan sebelumnya yang menyoroti proses pelayanan dan tindak lanjut surat Konfirmasi yang dikirimkan awak media ke Instansi yang di pimpinya. Meski demikian, Bachruni tidak menjadikan jajaran di bawahnya sebagai pihak yang harus dipersalahkan apabila terdapat keluhan terkait pelayanan.

 

Ia justru menyatakan siap bertanggung jawab sebagai pimpinan organisasi perangkat daerah sekaligus menjadikan kritik tersebut sebagai bahan evaluasi.

 

“Kalau memang pelayanan dinas jelek itu bukan karena anak buah. Salahkan saya saja, nggak apa-apa mas,” tegasnya.

 

Bachruni menambahkan, kritik yang disampaikan masyarakat maupun media merupakan bagian dari koreksi terhadap kualitas pelayanan publik. Karena itu, ia berkomitmen menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan pembenahan di internal P2CKTR Kabupaten Sidoarjo.

 

“Biar menjadi koreksi bagi saya tentang pelayanan kepada masyarakat yang jelek,” lanjutnya.

 

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap pihak yang memberikan kritik dan koreksi. Menurutnya, masukan tersebut dapat menjadi evaluasi bagi dirinya dalam menjalankan tugas sebagai kepala dinas.

 

“Ya mas, insyaallah akan menjadi koreksi bagi saya selaku kepala dinasnya. Dan terima kasih sudah dikoreksi,” pungkas Bachruni.

 

 

Sementara itu, awak media berterimakasih dan mengapresiasi respons terbuka Kepala Dinas P2CKTR Kabupaten Sidoarjo tersebut.

 

Sikap Bachruni yang memberikan penjelasan secara langsung dinilai sebagai bentuk keterbukaan terhadap kritik sekaligus kesediaan melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik di lingkungan dinas yang dipimpinnya.

 

Bagi media, konfirmasi bukan semata-mata untuk mencari kesalahan pejabat maupun perangkat daerah, melainkan bagian dari fungsi kontrol sosial dan upaya menghadirkan informasi yang berimbang kepada masyarakat.

 

Respons Kepala Dinas P2CKTR tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam pemberitaan agar publik memperoleh penjelasan dari pihak yang berwenang mengenai kendala yang terjadi dalam proses administrasi dan pelayanan.

 

Di sisi lain, penggunaan sistem digital seperti E-Buddy tetap perlu diikuti dengan mekanisme pelayanan yang efektif dan responsif. Sebab, tujuan digitalisasi birokrasi pada dasarnya adalah mempermudah proses administrasi, mempercepat pelayanan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat.

 

Karena itu, komitmen Bachruni untuk menjadikan persoalan tersebut sebagai bahan evaluasi patut diapresiasi dan selanjutnya menjadi bagian yang dapat dikawal bersama, sehingga pelayanan di lingkungan Dinas P2CKTR Kabupaten Sidoarjo ke depan semakin cepat, transparan dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

 

Eka aristiya Juni artomo

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *