Publika Todays.com|Garut– Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, MTs Miftahul Hidayah bersama SMA Islam Terpadu (IT) Mekarjaya menggelar perlombaan membaca Al-Qur’an (qori) dan pidato atau dakwah, Selasa (20/10/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Madrasah Yayasan Miftahul Hidayah, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Perlombaan ini diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA IT Mekarjaya dan OSIS MTs Miftahul Hidayah, dengan dukungan pihak yayasan serta kepala sekolah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi lembaga pendidikan dalam memeriahkan Hari Santri Nasional. Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta kemampuan mereka dalam bidang keagamaan.
Melalui perlombaan qori, para peserta didik didorong untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci umat Islam. Sementara itu, lomba pidato dan dakwah menjadi sarana bagi siswa untuk mengasah keberanian, meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum, serta menyampaikan pesan-pesan keislaman secara baik dan santun.
Keterlibatan dua lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Miftahul Hidayah tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antarsiswa serta menumbuhkan semangat religius di lingkungan sekolah.
Pihak SMA IT Mekarjaya dan Yayasan Miftahul Hidayah berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan peserta didik, terutama dalam menggali potensi, meningkatkan prestasi, dan membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.
“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan prestasi serta mengembangkan bakat murid dalam bidang keagamaan,” demikian harapan yang disampaikan pihak sekolah dan yayasan.

Peringatan Hari Santri Nasional melalui perlombaan keagamaan ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menjadi bagian dari proses pembinaan karakter siswa. Nilai-nilai keberanian, kedisiplinan, sportivitas, dan kecintaan terhadap ajaran Islam diharapkan dapat tumbuh melalui kegiatan tersebut.
Di tengah tantangan perkembangan zaman, pendidikan agama memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, kepercayaan diri, serta pemahaman keagamaan yang kuat.
Dengan dukungan pihak yayasan, sekolah, dan organisasi siswa, kegiatan peringatan Hari Santri Nasional ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pengembangan bakat sekaligus pembinaan karakter bagi para peserta didik.
Semangat Hari Santri Nasional pun diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus belajar, berkarya, berprestasi, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.














