Kemenko Polkam Perkuat Strategi Diplomasi Indonesia di Kawasan Pasifik

Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menggelar Rapat Koordinasi Konsolidasi Posisi Dasar Indonesia dalam menghadapi forum kawasan Pasifik, yakni Melanesia Spearhead Group (MSG) dan Pacific Islands Forum (PIF), di Bogor, Rabu (29/4/2026).

Rapat ini menjadi langkah strategi untuk memperkuat sinergi kementerian dan lembaga dalam menyusun, meningkatkan pengaruh, serta mempertegas arah diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik.

Deputi Bidang Koordinasi Politik Luar Negeri Kemenko Polkam, Mohammad K. Koba, menegaskan bahwa diplomasi Indonesia harus ditopang oleh data yang akurat dan narasi strategi yang kuat. Menurutnya, penyajian fakta yang transparan menjadi kunci dalam menanggapi berbagai isu, termasuk yang berkaitan dengan kedaulatan dan integritas wilayah Indonesia.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan komunikasi publik untuk menangkal persepsi negatif terhadap Indonesia. Upaya tersebut dilakukan dengan menonjolkan pencapaian pembangunan, stabilitas nasional, serta komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kesejahteraan, termasuk di wilayah Papua.

Selain jalur formal, Kemenko Polkam juga mendorong penguatan soft diplomacy melalui kerja sama di bidang budaya, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan interaksi masyarakat dengan negara-negara Pasifik.

Sementara itu, Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kementerian Luar Negeri, M. Takdir, menyoroti pentingnya perubahan paradigma diplomasi Indonesia. Ia menyebut pendekatan berbasis daratan (land-based) perlu bergeser menuju pendekatan maritim (bentang laut), sejalan dengan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan yang bersinggungan langsung dengan kawasan Pasifik.

Ke depan, arah diplomasi Indonesia di kawasan Pasifik akan fokus pada pendekatan kesejahteraan, dari sekadar menjaga perdamaian dan stabilitas menuju pencapaian kemakmuran bersama. Strategi ini mengedepankan kekuatan lunak melalui kerja sama pembangunan dan kontak antar masyarakat di sektor prioritas seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi biru, keamanan, serta mitigasi bencana.

Melalui konsolidasi ini, Kemenko Polkam menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menghadirkan diplomasi Indonesia yang lebih adaptif, inklusif, dan berdampak nyata di kawasan Pasifik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *