Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahDPR RI

Didukung Oleh DPR RI Rizal Bawazier, Kolaborasi Kemerdekaan 2026 Paguyuban Merah Putih Kaliprau Pemalang Berlangsung Meriah

34
×

Didukung Oleh DPR RI Rizal Bawazier, Kolaborasi Kemerdekaan 2026 Paguyuban Merah Putih Kaliprau Pemalang Berlangsung Meriah

Share this article

PEMALANG, Publikatodays.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang berlangsung dengan cara yang berbeda dan penuh makna. Paguyuban Merah Putih Desa Kaliprau sukses menyelenggarakan kegiatan akbar bertajuk “Kolaborasi Kemerdekaan 2026”, sebuah gerakan sosial kemasyarakatan yang didukung penuh oleh Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Jawa Tengah X, Rizal Bawazier.

Kegiatan yang digelar selama beberapa hari ini menjadi bukti nyata bagaimana semangat nasionalisme bisa diwujudkan dalam bentuk kerja nyata dan kepedulian sosial, bukan sekadar seremonial belaka.

Example 300x600

Rangkaian acara Kolaborasi Kemerdekaan 2026 dikemas sangat komplit. Panitia menghadirkan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan warga pesisir. Di antaranya adalah bakti sosial sunatan massal gratis untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, pemasangan instalasi bendera merah putih dan lampu hias di sepanjang jalan desa, gelar perlombaan rakyat, malam wungon atau tirakatan, karnaval budaya yang menampilkan kreativitas warga, hingga program bantuan pasang baru listrik gratis bagi warga yang belum teraliri listrik.

Momen puncak dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu malam, 16 Agustus 2026, bertempat di depan Sekretariat Paguyuban Merah Putih Desa Kaliprau. Ribuan warga tampak antusias memadati lokasi acara.

Acara puncak tersebut semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah tamu penting. Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Comal, Sucipto Arief Wibowo, hadir langsung dan secara simbolis menyerahkan bantuan pasang listrik gratis kepada warga penerima manfaat. Kehadiran PLN menjadi wujud nyata sinergi BUMN dengan gerakan swadaya masyarakat.

Selain dari PLN, dukungan wakil rakyat juga sangat terasa. Anggota DPR RI Fraksi PKS, Rizal Bawazier, yang berhalangan hadir, mengutus perwakilannya, Andi Ahmad selaku Koordinator Tim Sahabat RB wilayah Kabupaten Pemalang untuk hadir dan memberikan dukungan moril.

Ketua Panitia Pelaksana, Rizqon Arifiyandi, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan acara.

“Kami atas nama panitia mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Kaliprau, jajaran pengurus paguyuban, para relawan, donatur, dan para sponsor. Alhamdulillah, mulai dari proses awal pengerjaan dekorasi bendera dan lampu hias, persiapan karnaval budaya, pelaksanaan sunatan massal, kegiatan malam wungon, hingga penyaluran bantuan listrik untuk warga kurang mampu, semuanya berjalan dengan lancar, aman, dan sukses berkat semangat gotong royong kita semua,” ujar Rizqon dengan penuh semangat.

Rizqon secara khusus juga tidak melupakan peran para wakil rakyat yang selama ini konsisten membersamai Paguyuban Merah Putih.

“Kami juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas bantuan dan partisipasi dari jajaran wakil rakyat. Terutama kepada Bapak Rizal Bawazier Anggota DPR RI Dapil Jateng X dari Fraksi PKS, Bapak Abdul Hamid Ketua Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan Bapak Sofwan Sumadi Anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PAN. Kami berharap sinergi, kolaborasi, dan kebersamaan yang sudah terbangun dengan baik ini bisa terus kita jaga untuk keberlanjutan program-program kemasyarakatan di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Paguyuban Merah Putih Desa Kaliprau, Dasroni, menegaskan bahwa paguyuban yang dipimpinnya bukanlah paguyuban biasa. Paguyuban ini merupakan wadah lintas profesi, mulai dari nelayan, petani, pemuda, hingga tokoh masyarakat yang memiliki satu visi: membangun desa secara mandiri melalui gerakan sosial.

Dasroni menjelaskan, Kolaborasi Kemerdekaan 2026 hanyalah satu dari sekian banyak program sosial yang telah mereka jalankan.

“Paguyuban Merah Putih ini berkomitmen untuk terus konsisten menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi warga. Jauh sebelum acara ini, kami telah menginisiasi beberapa program, seperti pengurugan jalan desa yang rusak akibat terdampak banjir rob, pembangunan pintu air untuk mitigasi dan pencegahan banjir di wilayah pesisir, program santunan rutin untuk para lansia, hingga penyaluran zakat fitrah kepada warga yang berhak,” tegas Dasroni.

Ia pun membeberkan bahwa hampir seluruh kegiatan sosial tersebut murni berasal dari swadaya masyarakat Desa Kaliprau itu sendiri.

“Seluruh kegiatan sosial ini murni berlandaskan swadaya masyarakat, baik itu dana maupun tenaga. Kami gotong royong. Khusus untuk program santunan lansia pada malam wungon tahun lalu, Alhamdulillah kami mendapat dukungan penuh dari Bapak Rizal Bawazier. Sedangkan untuk pembagian zakat fitrah tahun lalu, kami berkolaborasi dengan SMK Satya Praja 2 Petarukan,” jelasnya.

Tidak berhenti pada kegiatan sosial dan budaya, Dasroni memiliki visi yang lebih besar, yakni mendorong kemandirian ekonomi warga Kaliprau. Sebagai langkah awal yang konkret, pihaknya telah membentuk sebuah wadah ekonomi produktif, yaitu Kelompok Nelayan atau yang disebut Kelompok Usaha Bersama (KUB).

“Kami tidak ingin warga hanya menjadi penonton. Kami ingin warga berdaya. KUB ini kami bentuk menjadi jembatan awal agar masyarakat Desa Kaliprau bisa mengakses berbagai program bantuan dari pemerintah, baik itu bantuan alat tangkap, permodalan, maupun pelatihan. Selain itu, KUB ini juga menjadi wadah untuk menyerap dan menyalurkan aspirasi warga kepada anggota DPRD Kabupaten Pemalang, DPRD Provinsi Jawa Tengah, hingga ke DPR RI, seperti kepada Bapak Rizal Bawazier, untuk bersama-sama menuju kemandirian ekonomi desa,” pungkas Dasroni.

Dengan berakhirnya Kolaborasi Kemerdekaan 2026 ini, Paguyuban Merah Putih Kaliprau telah memberikan contoh inspiratif bahwa perayaan kemerdekaan yang hakiki adalah ketika masyarakat bisa saling membantu, bergotong royong, dan berkolaborasi mewujudkan desa yang mandiri, berdaya, dan sejahtera.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *