Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerah

Berdayakan Perempuan Desa Kendalrejo, Dinsos Pemalang Siapkan Pelatihan Berbasis Sumber Daya Lokal

29
×

Berdayakan Perempuan Desa Kendalrejo, Dinsos Pemalang Siapkan Pelatihan Berbasis Sumber Daya Lokal

Share this article

 

​PEMALANG, Publikaatodays.com – Upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pemalang terus dipacu melalui program pemberdayaan ekonomi perempuan.

Example 300x600

Dinas Perempuan dan Anak Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Pemalang, menggelar Workshop Need Assessment dan Pengelolaan Sumber Daya Lokal di Kantor Kepala Desa Kendalrejo, Kecamatan Petarukan, Kamis (21/5/2026).

​Desa Kendalrejo dipilih sebagai lokasi intervensi karena saat ini masih masuk dalam kategori desa dengan kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Pemalang. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelatihan Peningkatan Produktivitas Ekonomi Perempuan (PPEP).

​Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinsos Pemalang, Triyatno Yuliharso, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan tahap pertama dari rangkaian pelatihan terstruktur. Fokus utamanya adalah memetakan potensi lokal dan mengidentifikasi jenis keterampilan yang dibutuhkan warga.

​”Kegiatan ini merupakan pelatihan tahap pertama. Tujuannya adalah menggali dan mengidentifikasi potensi yang ada di desa ini, mengingat Kendalrejo masih masuk dalam kategori desa miskin ekstrem,” ujar Tri Yuliharso saat mendampingi kegiatan.

​Pelatihan ini melibatkan 20 peserta terpilih dari masyarakat setempat dengan formulasi khusus:

​12 peserta berasal dari kelompok masyarakat Desil 1 hingga 5 (prioritas sasaran pengentasan kemiskinan) dan ​8 peserta berasal dari kelompok Desil 5 hingga 10.

​Tri menambahkan, kelompok peserta dari Desil 5 hingga 10 ini nantinya akan diplot sebagai motor penggerak kelompok. Sebab, model bisnis yang akan dikembangkan mengusung konsep usaha bersama (kolektif).

​Mengenai jenis usaha yang akan digeluti, pihak dinas belum menentukan pilihan secara sepihak. Keputusan final akan diambil secara partisipatif setelah proses asesmen kebutuhan selesai dilakukan.

​”Saat ini jenis usahanya belum ditentukan. Setelah asesmen selesai, kami akan membentuk kelompok dan menentukan bersama usaha apa yang paling potensial untuk dikembangkan. Baru setelah itu masuk ke pelatihan teknis,” imbuhnya.

​Sebagai bentuk keberlanjutan program, pemerintah berkomitmen memberikan dukungan pasca-pelatihan berupa penyaluran bantuan modal usaha bersama.

Langkah ini diharapkan dapat menstimulasi kelompok perempuan di Desa Kendalrejo untuk mandiri secara ekonomi, meningkatkan pendapatan keluarga, sekaligus menjadi motor penggerak pengentasan kemiskinan di daerah tersebut. (Prapto)

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *