Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
Uncategorized

Pembelajaran Sekolah Swasta AL-FIYAH Jadi Sorotan, Pasilitas Kumuh, Guru Rangkap Jabatan, Dana BOS dan PIP jadi perbincangan

27
×

Pembelajaran Sekolah Swasta AL-FIYAH Jadi Sorotan, Pasilitas Kumuh, Guru Rangkap Jabatan, Dana BOS dan PIP jadi perbincangan

Share this article

Publika Todays.com– Kepala Sekolah, Alfi di SDS Al-FIYAH yang berada di Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, mengaku tidak tau menau saat dikonfirmasi terkait fasilitas sarana belajar yang dinilai tidak layak dan kumuh, serta penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Program Indonesia Pintar (PIP).

 

Example 300x600

Bahkan data yang tercatat dalam Dapodik menunjukan ketidakwajaran terkait kepemimpinan sekolah. Dalam sistem tercatat nama kepala sekolah adalah Lala Syakila Ladini, padahal yang menjabat saat ini bernama Alfi dan telah menjabat selama satu tahun.

 

Dalam pantauan langsung di lokasi pada Selasa kemarin, (04/08/2026), kondisi sekolah justru terlihat sepi. Yang ada hanya anak anak Paud yang sedang melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Kepala Sekolah, Alfi mengakui sejumlah tenaga pendidik dan staf justru bertugas di sekolah lain, termasuk operator sekolah serta mantan kepala sekolah Lala Syakila Ladini. Saat ini sekolah diliburkan, hanya tersedia satu orang di lokasi, yaitu dirinya sendiri sebagai kepala sekolah.

 

“Kebetulan Pak, saya di sini baru satu tahun. Untuk dana BOS dan PIP saya belum sepenuhnya mengetahui. Kalau operator kebetulan lagi mengajar di SMPN di Selaawi, Pak,” ujar Alfi singkat saat dikonfirmasi, Selasa (04/08/2026).

 

Keluhan datang dari sejumlah wali murid yang menyatakan fasilitas sekolah sangat memprihatinkan. Banyak kerusakan mulai dari meja belajar, bangunan yang sudah usang, hingga atap yang bolong sehingga mengganggu proses belajar mengajar saat hujan turun. Wali murid pun mempertanyakan keberadaan dana BOS dan PIP yang seharusnya memperbaiki keadaan sekolah.

 

“Kan sekolah ada dana BOS, masa atap bolong saja tidak bisa diganti? Kumuh benar, Pak. Nah PIP juga tetangga pada banyak yang ngomongin, ke mana perginya uang itu?” ungkap seorang wali murid, Sabtu (02/08/2026).

Selain itu ada perbedaan data peserta didik di SDS Al-FIAH tersebut, data menunjukan dalam ARKAS penerima dana BOS yakni 61 namun dalam Perifikasi menunjukan hanya 41, untuk siswa laki-laki 14 untuk siswa perempuan 27.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi terkait perbedaan data siswa dan nama kepala sekolah dalam Dapodik, keberadaan dana BOS dan PIP, serta penugasan guru di sekolah lain yang diduga merugikan peserta didik SDS Al-FIYAH Cibiuk.

Secara terpisah kasus penutupan SDN di Sukahurip Cigedug Garut jadi perbadingan yang di akibat kan minim nya siswa di sekolah tersebut, namun sekolah swasta di biar kan melaksanakan kegiatan belajar meski siswa di bawah 60.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *