Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 728x250
BeritaDaerahDPR RIOlahraga

Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Wuled Tirto, Rizal Bawazier Apresiasi Antusiasme Luar Biasa

14
×

Ribuan Warga Padati Jalan Sehat HUT Ke-81 RI Di Wuled Tirto, Rizal Bawazier Apresiasi Antusiasme Luar Biasa

Share this article

PEKALONGAN, Publikatodays.com – Suasana semarak peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih sangat terasa di Kabupaten Pekalongan. Pada hari Minggu, 23 Agustus 2026, ribuan warga tumpah ruah mengikuti kegiatan jalan sehat yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Wuled, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Kegiatan yang menjadi agenda perdana di desa tersebut sukses menyedot perhatian publik. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan X Jawa Tengah, Rizal Bawazier, hadir langsung dan ikut larut dalam kemeriahan acara bersama masyarakat.

Example 300x600

Rizal Bawazier mengaku tidak menyangka sambutan warga akan sebesar itu. Ia mengungkapkan kekagumannya atas tingginya minat masyarakat Desa Wuled dan sekitarnya untuk berpartisipasi dalam kegiatan positif tersebut.

“Terus terang saya sempat kaget karena banyak sekali yang berminat dan pesertanya juga banyak,” ujar Rizal di sela-sela kegiatan.

Menurut data panitia pelaksana, kegiatan jalan sehat perdana ini diikuti oleh sebanyak 2.000 peserta. Rinciannya, sebanyak 1.500 peserta berasal dari kategori dewasa dan 500 peserta lainnya dari kategori anak-anak. Jumlah tersebut dinilai fantastis untuk ukuran kegiatan tingkat desa yang baru pertama kali digelar.

Rizal menilai bahwa kegiatan olahraga massal seperti jalan sehat merupakan cara yang sangat tepat dan positif untuk mengisi rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan. Ia melihat bahwa olahraga bersama masih memiliki magnet yang kuat untuk menyatukan warga dari berbagai latar belakang usia.

“Ini untuk acara setelah kita merayakan hari kemerdekaan. Dari minat para pelari, ternyata antusiasmenya sangat luar biasa,” tuturnya.

Anggota Komisi di Senayan itu pun berharap agar kegiatan ini tidak berhenti hanya sampai di tahun ini. Ia mendorong penuh agar Pemerintah Desa Wuled menjadikan jalan sehat sebagai agenda rutin tahunan dengan konsep dan persiapan yang lebih matang lagi ke depan.

“Tahun depan kita harus laksanakan lagi, karena ini bagus sekali,” tegas Rizal.

Lebih lanjut, Rizal juga berpesan agar nilai-nilai sportivitas, kebersamaan, dan persatuan tetap menjadi ruh utama dalam setiap kegiatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan agar acara yang melibatkan ribuan orang tersebut dapat berjalan lancar dari awal hingga akhir.

“Harapannya tetap menjaga sportivitas dan kebersamaan. Acara sebesar ini harus kita jaga ketenteramannya agar berjalan lancar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wuled, Wasduki Djazuli, menjelaskan secara rinci teknis pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menyebut peserta dibagi menjadi dua kategori utama untuk menyesuaikan kemampuan fisik.

Kategori pertama adalah kategori anak-anak yang diperuntukkan khusus bagi siswa Sekolah Dasar kelas IV, V, dan VI. Sementara kategori kedua adalah kategori dewasa yang pesertanya berasal dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga masyarakat umum tanpa batasan usia.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, panitia menyiapkan rute yang berbeda untuk masing-masing kategori. Untuk kategori anak-anak, rute yang ditempuh sepanjang sekitar 1,8 kilometer dengan jalur yang relatif ringan dan aman. Sedangkan untuk kategori dewasa, rute yang disiapkan jauh lebih menantang, yakni sepanjang 5,6 kilometer yang mengelilingi wilayah Desa Wuled.

Demi menambah semangat peserta, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik. Hadiah utama berupa uang tunai senilai Rp5 juta telah disiapkan. Selain itu, beragam doorprize undian juga disediakan untuk memeriahkan suasana, mulai dari sepeda listrik, kulkas, mesin cuci, kipas angin, hingga puluhan hadiah hiburan lainnya. Hadiah-hadiah tersebut menjadi daya tarik tersendiri yang membuat warga semakin antusias.

Wasduki menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada semua pihak yang telah mendukung penuh terselenggaranya acara ini, terutama kepada Rizal Bawazier dan para sponsor dari wilayah Pekalongan.

“Dukungan penuh dari Bapak DPR RI Rizal Bawazier dan para sponsor dari Pekalongan menjadi bagian penting dari suksesnya kegiatan ini,” ucap Wasduki.

Sebagai kegiatan perdana, Wasduki mengakui bahwa masih terdapat beberapa kekurangan dalam penyelenggaraan. Salah satunya adalah terkait belum adanya pemisahan kategori khusus untuk peserta perempuan. Namun, ia menegaskan bahwa panitia bersifat terbuka dan responsif. Begitu mendapatkan masukan dari masyarakat, panitia langsung melakukan penyesuaian dan perbaikan di lapangan.

“Ini pertama kali, sehingga ada kekurangan langsung kita perbaiki. Peserta sangat mengapresiasi keterbukaan panitia dalam menyikapi kekurangan,” jelasnya.

Ia berkomitmen untuk menjadikan hasil evaluasi tahun ini sebagai bahan perbaikan untuk pelaksanaan tahun depan. Pihaknya bertekad menjadikan jalan sehat sebagai agenda kalender tahunan Desa Wuled.

Di luar aspek olahraga dan kesehatan, Wasduki melihat dampak positif lain dari kegiatan ini, yakni dari sisi ekonomi kerakyatan. Ramainya peserta dan pengunjung yang datang membuka peluang besar bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berjualan dan mempromosikan produk lokal mereka.

“Harapannya kegiatan ini bisa meningkatkan UMKM masyarakat Kabupaten Pekalongan, terutama Desa Wuled dan sekitarnya,” harapnya.

Ia juga berharap kegiatan positif seperti ini dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif dan aktivitas yang merusak masa depan.

“Dengan kegiatan semacam ini, mudah-mudahan generasi kita ke depan terlepas dari miras, judi, maupun pinjol,” tegas Wasduki.

Pantauan di lapangan, puluhan lapak pedagang kaki lima dan UMKM tampak ramai diserbu pembeli. Dengan suksesnya gelaran perdana ini, Pemerintah Desa Wuled optimistis jalan sehat tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, membangun gaya hidup sehat, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi warga desa.

Example 300250

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *